BerandaBeritasmartphonePenyebab HP Mati Sendiri dan Solusinya

Penyebab HP Mati Sendiri dan Solusinya

Smartphone termasuk gawai canggih yang sudah didesain sedemikian rupa namun bukan berarti terhindar dari kerusakan atau gagal sistem. Meski biasanya berfungsi dengan lancar, namun ada kalanya HP tiba-tiba mati sendiri.

Ada banyak penyebab HP mati sendiri mulai dari kegagalan sistem hingga kerusakan pada aplikasi. Bisa juga karena kesalahan dalam pemakaian yang menyebabkan HP menjadi sering mati. Mengenali penyebab ponsel sering mati sendiri memang perlu bantuan teknisi namun bisa juga kamu lakukan sendiri.

Berikut ini adalah 7 penyebab HP mati sendiri yang sering terjadi. 

1. Masalah Pada Baterai HP

Baca Selengkapnya: 7 Penyebab HP Lemot

Bila kamu merasa HP dalam kondisi baik-baik saja dari segi komponen dan aplikasi, namun sering mati sendiri, bisa jadi karena ada masalah pada baterai. Kondisi baterai yang drop menjadi masalah utama HP tiba-tiba mati meski baru saja di baterai.

Salah satu cirinya adalah persentase baterai yang cepat habis padahal daya sudah terisi penuh dan tidak digunakan untuk aktivitas apapun. Secara fisik baterai yang kondisinya tidak bagus terlihat dari bentuknya yang menggembung, namun jenis ponsel terbaru yang menggunakan baterai tanam membuat sulit untuk mengidentifikasi kondisi baterai. Satu-satunya cara hanya melihat dari persentase baterai. 

Baterai HP yang drop namun masih dalam kondisi bagus masih bisa dipakai. Kamu tinggal mengisi daya saja hingga penuh. Namun ponsel akan tetap mati otomatis bila daya baterai habis. Sebaliknya, baterai HP yang drop dan kondisinya sudah tidak bagus perlu diganti dengan item yang baru karena tidak ada cara untuk memperbaikinya. 

2. Cache Terlalu Banyak

Baca Selengkapnya: Rekomendasi HP Chipset Snapdragon Terbaik

File sampah atau cache adalah file yang terkumpul sebagai efek aktivitas mobile. Cache ini tidak berpengaruh pada performa HP dalam jumlah kecil, namun dalam jumlah besar file sampah bisa memengaruhi performa ponsel.

Hal ini karena cache menyebabkan kinerja HP menjadi berat dan lemot hingga berdampak pada mati sendiri. 

Ciri HP yang mempunyai terlalu banyak cache adalah kinerja yang lambat atau lemot meski aplikasi yang ada hanya sedikit. Solusinya adalah menghapus file cache secara berkala. Kamu bisa menggunakan aplikasi pembersih bawaan HP atau menggunakan aplikasi pihak ketiga. 

3. Kerusakan Pada Komponen HP

Baca Selengkapnya: Rekomendasi HP Kamera Terbaik Harga 3 Jutaan

Komponen fisik HP juga bisa menjadi penyebab HP mati sendiri. Komponen yang sering kali menjadi penyebab adalah kerusakan pada tombol power karena pemakaian atau pemasangan case yang kurang pas sehingga menekan keras pada panel tombol.

Selain itu, lubang konektor yang kotor juga bisa menjadi tempat penumpukan debu atau benda asing. Bila terlalu banyak debut atau benda asing akan membuat komponen HP lebih cepat rusak. Sehingga kamu harus rajin membersihkan HP dan tidak meletakkannya pada tempat yang kotor. 

Bila ponsel baru saja terjatuh, terbentur, atau kemasukan air, komponen di dalamnya juga bisa mengalami kerusakan. Namun untuk mengecek kerusakan komponen ini kamu perlu bantuan teknisi atau tempat servis.

4. HP Terlalu Panas

Baca Selengkapnya: Rekomendasi HP Kamera Terbaik Harga 1 Jutaan

Ponsel memang alat elektronik yang sensitif terhadap suhu. Suhu panas berlebih bisa memengaruhi performa HP dan bahkan bisa menyebabkan HP mati sendiri. Faktanya ponsel memang akan mati sendiri dalam kondisi overheat karena untuk menghindari kerusakan pada perangkat keras dan lunak.

Suhu normal ponsel saat sedang beroperasi adalah 40 derajat celcius. Bila lebih dari suhu tersebut, ponsel akan mati sendiri. Beberapa ponsel kini sudah menggunakan peringatan suhu bila mengalami overheat untuk mencegah kerusakan. 

Panas berlebih pada ponsel tidak hanya menyebabkan HP mati sendiri namun pada beberapa kasus bahkan menyebabkan ponsel meledak. Salah satu yang ramai adalah Samsung Galaxy Note 7 yang dilaporkan mudah terbakar dan meledak sehingga ditarik dari peredaran. 

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah HP mengalami overheat misalnya mengurangi kinerja ponsel, menurunkan kecerahan layar, menggunakan mode hemat baterai. Mematikan koneksi, dan sebagainya.

Selain itu, pastikan untuk menggunakan pengisi asli bawaan dari pabrik dan hindari menggunakan HP selagi dalam proses pengisian daya.

5. Memori RAM Penuh

Baca Selengkapnya: Rekomendasi HP RAM 8 GB 1 Juta

Tidak banyak yang paham bila RAM dan memori yang penuh bisa menyebabkan HP mati sendiri. Penggunaan aplikasi berat dan menyimpan file yang besar akan membuat memori dan RAM penuh.

Bila sudah mencapai kapasitas RAM dan memori, HP akan mati dengan sendirinya. Menambah kapasitas RAM dan memori memang bisa menjadi salah satu cara mengatasi masalah HP mati sendiri.

Namun kamu juga bisa mengurangi penggunaan aplikasi, menghapus file cache, dan mengosongkan memori untuk membuat ponsel bekerja dengan optimal lagi. 

Masalah memori dan RAM yang penuh ini biasanya hanya terjadi pada ponsel Android. Pada ponsel iOS, gawai sudah didesain untuk memaksimalkan kinerja. Sehingga meski menjalankan banyak aplikasi sekaligus, sistem dapat berjalan normal tanpa nge-lag

6. Kerusakan Pada Aplikasi

Baca Selengkapnya: Rekomendasi HP Kamera Bagus dan RAM Besar

Kerusakan aplikasi biasanya karena virus atau bug. Secara berkala aplikasi akan meminta update software atau pembaruan perangkat lunak untuk mengatasi masalah kerusakan sistem. Update aplikasi ini berguna untuk memperbaiki bug pada sistem yang menyebabkan kinerja ponsel lemot, menguras baterai, dan menyebabkan ketidakstabilan sistem.

Kerusakan pada aplikasi biasanya ditandai dengan ponsel yang sering mati-nyala sendiri atau ada peringatan aplikasi terhenti. Untuk mengatasi masalah ini sebaiknya mengupdate aplikasi dan sistem operasi secara berkala. 

Update aplikasi memang terkadang menyebalkan namun kamu tidak pernah tahu bila ada bug atau kerusakan yang diperbaiki oleh developer bila tidak melakukan update.

Mengupdate aplikasi juga harus kamu lakukan sesuai prosesnya atau hingga tuntas. Bila masih ada bagian yang terlewat juga akan membuat aplikasi tidak berjalan dengan semestinya.

7. Usia HP

Baca Selengkapnya: Rekomendasi HP Kamera Bagus dan Ruang Penyimpanan Besar

Normalnya HP hanya bisa bertahan optimal dalam waktu 2 hingga 5 tahun saja. Lebih dari itu ponsel rentan mengalami kegagalan sistem atau kerusakan komponen. Usia HP yang sudah tua juga menjadi penyebab ponsel mati sendiri.

Komponen HP yang rentan rusak adalah layar dan membuat ponsel bisa mati mendadak. Mengganti komponen yang rusak dapat menjadi solusi bila masih ingin menggunakan perangkat ponsel yang sama. Namun terkadang biaya mengganti komponen dan servis sama mahalnya dengan membeli perangkat baru. 

Selain masalah di atas, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab HP mati sendiri. Salah satunya adalah proses root pada Android atau jailbreak pada iPhone. Proses ini bertujuan untuk mengubah akses dasar sistem ponsel  untuk mendapatkan fungsi yang lebih banyak. Namun proses ini menyebabkan HP berjalan tidak semestinya dan rentan mati sendiri. 

Mengetahui penyebab HP mati sendiri sangat penting untuk menentukan langkah perbaikan. Bila kerusakan terjadi karena software, kamu bisa melakukan update namun bila kerusakan pada perangkat keras kamu perlu melakukan servis.

Bila kamu merasa ponsel memang sudah lebih dari 5 tahun masa guna, kamu bisa menggantinya dengan ponsel yang baru karena performa perangkat sudah tidak optimal lagi dan rentan mati sendiri.

Wajib Baca

Artikel Terkait